//
you're reading...
Uncategorized

Menangis

” Aku tahu, semua pipi pernah basah, semua hati pernah terluka, semua jiwa pernah terhempas. Namun aku ingin berada diantara orang-orang yang berdiri kokoh meski di tengah badai sekalipun “.

” Aku menangis bukan karena aku cengeng. Aku menangis karena tak ada kata-kata lagi yang mampu mewakili perasaan ini “. Seuntai Kata.

Sejujurnya,  Tuhan memperintahkan kita mengeluarkan airmata hanya untuk orang-orang yang menyayangi kita.

Bukan untuk orang yang sama sekali tak mempedulikan kita😀

Move on

About puyuyu

nothing to lose

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: