//
you're reading...
Uncategorized

Bila ada kesempatan untuk berubah, cepat sadarilah dan berubahlah. Bila ada waktu untuk memperbaiki kesalahan, perbaikilah. Bila ada kesempatan untuk maju, majulah melesat dengan kebajikan. Semua siap membantu bila kita sendiri membuka pintu hati untuk menerima sebuah perubahan. Berubah ke arah yg lebih baik.

Tiada orang yg ingin menderita, Tetapi mengapa pikiran kita sendiri yg membuat kondisi negatif, pikiran mengembara penuh dengan kecemburuan, ketidakpercayaan, kecurigaan, ketakutan, dan kesalahpahaman yang berujung pada penderitaan baru. Padahal apa yang dipikirkan belum tentu terjadi, apa yang diduga belum tentu benar. Maka marilah Berpikir yang Benar.
Bila kenyataannya sesuai dengan yabg dipikirkan, cepat pikirin solusinya.

Dimulai dari ada masalah kecil, menjadi masalah besar. Dari perhatian, sangat diperhatikan, terlalu perhatian, akhirnya hilang perhatian. Dari saling percaya, menyalahgunakan kepercayaan sampai tidak lagi percaya. Dari cinta, saling cinta dan hadirnya cinta yang lain. Derita karena cinta. Bahagia karena cinta hancur jg karena cinta. Pusingnya masalah kehidupan.

Mengapa terus mengenggam mata pisau, semakin kuat digenggam semakin melukai?

Mengapa harus memegang racun, bila mematikan saat tangan kita terluka?

Mengapa terus menganggap sesuatu adalah milikmu, bila suatu saat semua itu akan berpisah darimu?

Mengapa harus bersedih, bila kebahagiaan masih dapat diraih?

Tiada kondisi yang tidak berubah.Sadarkah kita bahwa perasaan bahagia itu mampir hanya sebentar, perasaan yg tidak menyenangkan, datang begitu cepat dan susah pergi. ada kalanya kesenangan jg demikian, walau ada kesenangan yg belum tentu membuat ‘bahagia’. Permainan dari perasaan sungguh hebat. Seketika dapat meledak2, dan butuh waktu utk terbang tinggi. Seketika kita terjatuh, butuh ketekunan utk bangkit kembali. Butuh Kesabaran selain Kesadaran.

Renungan malam:
Ia Menyayangiku karena ia sangat perhatian padaku, ia melekat padaku sehingga ia selalu menjagaku, Ia marah padaku karena ia cemburu padaku. ia menyakitiku karena ia tak lagi percaya padaku, Ia menjadi musuhku hanya karena ia pernah menyayangiku. Inilah siklus cinta, derita tiada akhir.
Nasihat: Bila ia yang tulus mencintaimu, adalah ia yang tak pernah memilikimu.

Tiada satu lukisan yang dapat melukiskan angin. Tiada satu suara yang dapat menyuarakan keheningan.
Tiada satu orang yang dapat menyebutkan 1 nama orang yang tidak pernah salah dan tidak pernah menderita seumur hidupnya.
Tetapi ada yang selalu hadir di dalam setiap nafasmu, yaitu kehidupan. Karena ia baru benar-benar pergi setelah nafas terakhir dihembuskan.

KC99

About puyuyu

nothing to lose

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: