//
you're reading...
Uncategorized

Cerita pada Mata

Ketika Tuhan memberimu air mata dan kamu menggunakan pada saat bersedih.

Ketika Tuhan memberimu suara gelak tawa dan kamu menggunakannya pada saat tertawa.

Baru kemarin rasanya aku menangis dengan tersedu sedunya, kalo kata orang sampe sesegukan. Dan baru kali itu juga aku merasa seperti tersambar kilat yang terasa begitu menyambar tanpa dapat kamu hindari lagi, sekuat apapun aku. Aku punya batas untuk kuat. Untuk hal itu aku benar-benar tidak bisa memberi toleransi kepada pikiran, perasaan dan mataku untuk saling berkompromi satu sama lain agar tidak terjadi sesuatu yang menurut beberapa orang “hey, menangis tidak bisa menyelesaikan masalahmu” tapi untukku menangis membantu mengeluarkan sesak pada perasaan ini. Ketika aku berada dititik akhir menangis memang satu satunya cara untuk menenangkan hati. Seraya berdoa kepada Tuhan dan bersyukur atas apa yang ku alami sehingga aku harus mengeluarkan air mataku untuk menangis.

Tuhan..ketika aku menangis dan pada saat aku menangis, aku bersyukur Engkau telah memberiku Air mata dan akupun bersyukur dengan air mata membuatku menjadi lebih tenang, dan dapat berpikir jernih untuk menentukan sesuatu yang tepat. Aku berpikir, mungkin seseorang dapat meredakan rasa sedihku atau menghentikan suara tangisku tapi ada sisi lain yang sering aku pikirkan, ketika Tuhan memberikanku air mata, hati, dan pikiran apakah aku gunakan untuk hal yang semestinya, apakah aku tidak melakukan sesuatu yang mubazir.
Tuhan..aku bersyukur masih bisa merasakan ini semua, layaknya manusia yang Engkau ciptakan sempurna. Sesempurna makhluk lain yang juga Engkau ciptakan dan memberikan sesuatu yang harus diberi, diberi sesuatu yang memang harus ada kelayakan dalam memberi, menghargai,dihargai dan terhargai.
aku berpikir, mungkin seseorang dapat memberikan itu semua kepadaku, namun apakah semua itu terlandasi kata ikhlas atau rela atau semata hanya terbesit kata kasihan, iba, simpatik, beramal, atau terpaksa terhadap apa yang ingin diberi dan yang ingin memberi kepadaku, namun ada sisi lain yang aku pikirkan semua rasa, cipta dan karsa yang diberikan kepadaku, kepadanya, kepada kita, kepada kalian, kepada mereka, dan kepada semuanya telah dipergunakan sesempurnanya manusia diciptakan.
Tuhan..apapun yang Engkau beri kepadaku hingga saat ini adalah sesuatu yang sangat bermakna mukjizat, semua hal yang sangat amat terbaik untukku, thanks God.

About puyuyu

nothing to lose

Discussion

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: